HUT RI di Balikpapan dimeriahkan Reog

Lima Drum Band Unjuk Gelar Sambut HUT RI


Jumat, 6 Agustus 2010 | 19:50 WITA



FACHMI RACHMAN/TRIBUN KALTIM Ilustrasi : Tim drumband Kaltim ketika bertanding di lomba berbaris jarak pendek (LBJP) 800 meter.

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Ahmad Bayasut


BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Sudah menjadi tradisi bagi rakyat Indonesia merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai lomba. Sabtu (7/8/2010) Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Balikpapan bersama Hotel Le Grandeur turut meramaikan hari jadi RI ke-65 dengan unjuk gelar drum band.


Terdapat lima drum band akan beraksi di bibir pantai depan hotel berbintang empat tersebut. Drum band Gita Swara dari SMPN 12 Balikpapan, drum band Syaichona Cholil, drum band Bahana Seka dari SMPN 3, drum band Al Azhar dan drum band Gema TK Kartika V-I. Selain drum band terdapat aksi Reog Ponorogo oleh Singo Menggolo.


Ketua PDBI Balikpapan Slamet Sungkono mengutarakan dari kelima drum band masing-masing menyajikan tiga lagu. Aksi drum band sekaligus menjadi ajang persiapan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV di Bontang nanti. "PDBI Balikpapan akan melihat sejauh mana persiapan drum band Balikpapan menatap Proprov," kata Slamet di kanto sekretariat KONI Balikpapan, Jumat (6/8/2010).


Slamet menambahkan unjuk gelar kelima drum band bisa disaksikan oleh warga Balikpapan secara gratis. Acara unjuk gelar akan dimulai pukul 15.00 WITA. "Acara ini sebagai hiburan kepada warga Balikpapan untuk nenghilangkan rasa kepenatan sekaligus menjadi liniraun akhir pekan keluarga," katanya.


Reog Ponorogo turut unjuk gelar dirasa Slamet sangat penting karena salah satu seni budaya Indonesia. Aksi ini sebagai hiburan semata sehingga masyarakat tidak jenuh dengan hiburan-hiburan modern.


Reog ala Singo Menggolo nanti akan menampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai "Singa Barong", raja hutan, yang menjadi simbol untuk Kertabumi, dan diatasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa yang menyimbolkan pengaruh kuat para rekan. "Karena kecintaan kita pada seni Reog maka perlu kita tampilkan," ujarnya.


Kerjasama PDBI Balikpapan dan Hotel Le Grandeur sebelumnya diwali dengan menggelar bola voli pantai. Pada acara pembukaannya turut menampilkan dua drum band.


"Karena pihak Hotel Le Grandeur antusias dengan drum band maka kita diminta untuk menampilkan drum band lagi menyambut hari kemerdekaan," pungkas Slamet. (*) Sumber : tribunkaltim.co.id/read/artikel/63738

Comments

  1. Menurut saya ini adalah ide yang jarang dan kreatif untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-65. Semoga orang-orang yang membaca artikel ini dapat mengikutinya untuk merayakan HUT RI di tahun berikutnya. Demi mempertahankan kebudayaan asli Indonesia dan tidak ada lagi perebutan kebudayaan oleh negara lain. Good article^^

    ReplyDelete
  2. mungkin sekarang sudah jarang sekali ditemui, dalam sebuah acara daerah yang menampilkan kesenian daerah sebagai pembuka acara...
    kalaupun ada, itupun sangat sedikit. (CMIIW)

    ReplyDelete

Post a Comment

Besar harapan kami dapat memberikan jembatan untuk dapat saling silaturahmi sesama warga Ponorogo dimanapun berada.
Tinggalkan komentar anda sebagai wujud partisipasi dukungan untuk kami. Terima kasih.

Popular posts from this blog

Reog Dulu dan Sekarang : di Balik Tirai Warok-Gemblak

Menikmati suasana pasar malam Ponorogo